Tuliskan jumlah ayat, kalimat dan huruf dalam alquran !
Jawaban 1 :
AYAT: 6236
HURUF: 320.671
KALIMAT: 77.277 / 77.934 / 77434
Dijawab Oleh :
Sugiamma, M.Pd
Jawaban 2 :
AYAT: 6236
HURUF: 320.671
KALIMAT: 77.277 / 77.934 / 77434
Dijawab Oleh :
Susi Ferawati, S.Pd
Penjelasan :
Membedah Struktur Dasar Al-Quran
Sebelum melangkah ke penghitungan yang lebih detail, penting untuk memahami komponen dasar yang membentuk keseluruhan mushaf Al-Quran. Kitab suci ini disusun dari unit-unit yang lebih besar hingga yang terkecil, yaitu:
- Juz: Al-Quran dibagi menjadi 30 Juz untuk memudahkan pembaca dalam mengkhatamkannya, terutama selama bulan Ramadhan.
- Surah: Merupakan bab atau bagian dalam Al-Quran. Terdapat 114 surah yang masing-masing memiliki nama dan panjang yang berbeda.
- Ayat: Kalimat atau bagian dari kalimat yang membentuk sebuah surah. Ayat ditandai dengan nomor dan tanda waqaf (berhenti).
- Kalimat (Kata): Kumpulan huruf yang memiliki makna. Inilah unit dasar yang membangun setiap ayat.
- Huruf: Elemen terkecil dalam penulisan Al-Quran. Setiap huruf yang dibaca mengandung pahala tersendiri.
Rincian Jumlah Surah, Ayat, dan Kalimat
Penghitungan jumlah surah adalah yang paling mudah dan disepakati oleh seluruh ulama. Namun, ketika berbicara mengenai jumlah ayat dan kalimat, terdapat beberapa perbedaan pendapat yang perlu dipahami.
Jumlah Surah: Angka yang Disepakati
Seluruh ulama sepakat bahwa jumlah surah dalam Al-Quran adalah 114 surah. Surah-surah ini terbagi menjadi dua kategori berdasarkan periode turunnya, yaitu surah Makkiyah (turun sebelum hijrah ke Madinah) dan Madaniyah (turun setelah hijrah).
Perbedaan Pendapat dalam Jumlah Ayat
Jumlah ayat dalam Al-Quran adalah salah satu topik yang memiliki beberapa versi hitungan. Perbedaan ini bukan berarti ada ayat yang hilang atau ditambahkan, melainkan murni karena perbedaan metodologi para ulama dalam menentukan kapan sebuah ayat dimulai dan diakhiri (waqaf).
Pendapat yang paling masyhur dan umum digunakan dalam mushaf cetakan Indonesia dan banyak negara lainnya adalah hitungan dari ulama Kufah, yaitu sebanyak 6.236 ayat. Namun, ada juga hitungan lain seperti:
- Ulama Makkah: 6.219 ayat
- Ulama Madinah: 6.214 ayat
- Ulama Syam: 6.226 ayat
Adapun angka 6.666 ayat yang sangat populer di masyarakat umum seringkali dianggap sebagai hitungan yang kurang memiliki dasar riwayat yang kuat dibandingkan hitungan para ulama ahli qira’at di atas.
Menelusuri Jumlah Kalimat (Kata)
Sama seperti ayat, penghitungan jumlah kalimat atau kata juga memiliki sedikit perbedaan. Hal ini bergantung pada cara mendefinisikan sebuah “kata”. Misalnya, apakah kata sambung seperti “wa” (dan) dihitung sebagai kata terpisah atau tidak. Secara umum, jumlah kalimat dalam Al-Quran diperkirakan berada di angka sekitar 77.439 kata.
Fokus Utama: Berapa Huruf dalam Al Quran?
Ini adalah pertanyaan yang paling kompleks untuk dijawab dengan satu angka pasti. Upaya untuk menjawab berapa huruf dalam Al Quran telah dilakukan oleh para ulama sejak zaman dahulu sebagai bukti kecintaan dan dedikasi mereka dalam menjaga kemurnian kitab suci.
Kompleksitas dalam Menghitung Huruf
Penghitungan huruf menjadi rumit karena beberapa faktor, terutama terkait dengan rasm atau ortografi (cara penulisan) dalam mushaf Utsmani. Apakah huruf alif kecil (alif washal) dihitung? Bagaimana dengan huruf yang bertasydid, apakah dihitung satu atau dua? Perbedaan metode inilah yang melahirkan beberapa angka yang berbeda dari riwayat para ulama.
Angka-Angka Populer dari Berbagai Riwayat
Meskipun terdapat perbedaan, ada beberapa angka yang sangat terkenal dan sering dirujuk oleh para ulama. Jawaban atas pertanyaan berapa huruf dalam al quran seringkali merujuk pada salah satu dari beberapa riwayat ini.
Menurut Riwayat Imam Syafi’i
Salah satu hitungan yang sangat populer dinisbahkan kepada Imam Syafi’i, meskipun sumber riwayatnya masih terus dikaji oleh para ahli hadis. Dalam riwayat ini, disebutkan bahwa jumlah total huruf dalam Al-Quran adalah 1.027.000 huruf. Angka ini sering dikutip dalam berbagai literatur klasik sebagai motivasi untuk memperbanyak tilawah.
Menurut Riwayat Mujahid
Riwayat lain datang dari seorang tabi’in besar dan ahli tafsir, Mujahid bin Jabir. Beliau menghitung dan menyatakan bahwa jumlah huruf dalam Al-Quran adalah 321.180 huruf. Pendapat lain yang dekat dengan angka ini menyebutkan jumlah 323.671 huruf. Perbedaan tipis ini lagi-lagi kembali pada metodologi penghitungan yang digunakan.
Ketidakpastian satu angka tunggal ini sama sekali tidak mengurangi keagungan Al-Quran. Justru, ini menunjukkan betapa luar biasanya perhatian para ulama terdahulu terhadap setiap detail dari kitabullah.
Hikmah di Balik Pengetahuan Angka-Angka Ini
Mengetahui jawaban dari pertanyaan berapa huruf dalam al quran bukan sekadar untuk kepuasan intelektual. Ada hikmah dan keutamaan besar di baliknya, yang terpenting adalah sebagai motivasi untuk beribadah. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan ‘Alif Lam Mim’ itu satu huruf, tetapi ‘Alif’ satu huruf, ‘Lam’ satu huruf, dan ‘Mim’ satu huruf.” (HR. Tirmidzi)
Hadis ini menjadi landasan betapa besarnya pahala membaca Al-Quran. Jika kita mengambil angka hitungan Mujahid (~321.180 huruf), maka sekali mengkhatamkan Al-Quran, seorang Muslim berpotensi mendapatkan lebih dari 3,2 juta kebaikan. Ini adalah motivasi yang luar biasa untuk terus berinteraksi dengan Al-Quran setiap hari.
Kesimpulan
Al-Quran adalah kitab yang sempurna dengan struktur yang sangat terperinci. Secara ringkas, Al-Quran terdiri dari 114 surah, sekitar 6.236 ayat (menurut hitungan Kufah), dan lebih dari 77.000 kata. Adapun jawaban untuk pertanyaan utama, berapa huruf dalam Al Quran, memiliki beberapa versi, antara lain 1.027.000 huruf atau sekitar 321.180 huruf, tergantung pada riwayat dan metode penghitungan yang dirujuk.
Perbedaan angka-angka ini tidak mengurangi sedikit pun kesucian dan keotentikan Al-Quran. Sebaliknya, hal ini menunjukkan kesungguhan para ulama dalam menjaga setiap detailnya. Pada akhirnya, yang terpenting bukanlah sekadar menghafal jumlahnya, melainkan menjadikan pengetahuan ini sebagai pendorong semangat untuk membaca, memahami, dan mengamalkan setiap hurufnya dalam kehidupan sehari-hari.
