Tuliskan 5 kalimat dalam bahasa jepang mengunakan partikel Ni dan Ga ?

Tuliskan 5 kalimat dalam bahasa jepang mengunakan partikel Ni dan Ga ?

Jawaban 1 :

Partikel Ni dan Ga :

Kurasu ni seito ga imasu. (Di kelas ada murid)
Heya ni eakon ga arimasu. (Di kamar ada AC)
Uchi ni heya ga mittsu arimasu. (Di rumahku kamarnya ada tiga)
Daidokoro ni reizouko ga arimasu. (Di dapur ada kulkas)
Ima ni sofaa ga arimasu. (Di ruang tamu ada sofa)

Dijawab Oleh :

Dr. Yohanes Nong Loar, M.Pd

Jawaban 2 :

Partikel Ni dan Ga :

Kurasu ni seito ga imasu. (Di kelas ada murid)
Heya ni eakon ga arimasu. (Di kamar ada AC)
Uchi ni heya ga mittsu arimasu. (Di rumahku kamarnya ada tiga)
Daidokoro ni reizouko ga arimasu. (Di dapur ada kulkas)
Ima ni sofaa ga arimasu. (Di ruang tamu ada sofa)

Dijawab Oleh :

Arif Kuswandi, S.Pd.I

Penjelasan :

Memahami Fungsi Dasar Partikel Ni (に) dan Ga (が)

Sebelum melangkah ke contoh kalimat gabungan, sangat penting untuk memahami peran masing-masing partikel ini secara terpisah. Keduanya memiliki fungsi yang sangat berbeda namun seringkali tampil bersamaan dalam satu struktur kalimat yang sama, terutama untuk menunjukkan keberadaan.

Partikel に (ni) adalah partikel serbaguna yang bisa menunjukkan beberapa hal, di antaranya:

  • Lokasi keberadaan: Menandai tempat di mana sesuatu (benda mati atau makhluk hidup) berada. Contoh: ここにあります (Koko ni arimasu – Ada di sini).
  • Waktu: Menunjukkan titik waktu spesifik suatu kegiatan terjadi. Contoh: 七時に起きます (Shichi-ji ni okimasu – Bangun pada jam 7).
  • Tujuan/Arah: Menunjukkan arah pergerakan. Contoh: 学校に行きます (Gakkou ni ikimasu – Pergi ke sekolah).
  • Target dari sebuah tindakan: Menunjukkan kepada siapa atau apa sebuah aksi ditujukan. Contoh: 友達に会います (Tomodachi ni aimasu – Bertemu dengan teman).
Baca Juga:  Pernyataan terkait kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) berikut ini yang benar adalah ?

Di sisi lain, fungsi utama partikel ga dalam bahasa jepang adalah sebagai penanda subjek. Partikel ini secara spesifik menunjuk siapa atau apa yang melakukan kata kerja atau berada dalam suatu kondisi yang dijelaskan oleh predikat. Ga seringkali digunakan untuk memperkenalkan informasi baru atau memberikan penekanan khusus pada subjek kalimat.

5 Contoh Kalimat Menggunakan Partikel Ni dan Ga

Cara paling umum dan mendasar untuk menemukan partikel ni dan ga dalam satu kalimat adalah dalam pola kalimat yang menyatakan keberadaan (あります – arimasu untuk benda mati, dan います – imasu untuk makhluk hidup). Pola kalimatnya adalah:

[Lokasi/Tempat] に [Subjek] が [あります/います]

Pola ini secara harfiah berarti “Di [Lokasi], ada [Subjek]”. Mari kita bedah melalui lima contoh praktis berikut.

1. Keberadaan Benda Mati (あります – Arimasu)

Kalimat yang menggunakan arimasu merujuk pada keberadaan benda-benda yang tidak bernyawa, seperti buku, makanan, atau gedung.

  • Kalimat 1: 机の上に本があります。
    • Romaji: Tsukue no ue ni hon ga arimasu.
    • Artinya: Di atas meja ada buku.
    • Penjelasan: 机の上 (tsukue no ue – di atas meja) adalah lokasi, sehingga ditandai dengan partikel . (hon – buku) adalah subjek yang keberadaannya sedang dibicarakan, sehingga ditandai dengan partikel ga dalam bahasa jepang.
  • Kalimat 2: 冷蔵庫の中にジュースがあります。
    • Romaji: Reizouko no naka ni juusu ga arimasu.
    • Artinya: Di dalam kulkas ada jus.
    • Penjelasan: 冷蔵庫の中 (reizouko no naka – di dalam kulkas) adalah lokasi (). ジュース (juusu – jus) adalah subjek yang baru diperkenalkan ().

2. Keberadaan Makhluk Hidup (います – Imasu)

Sementara itu, imasu digunakan khusus untuk menyatakan keberadaan makhluk hidup seperti manusia, hewan, atau bahkan serangga.

  • Kalimat 3: 公園に猫がいます。
    • Romaji: Kouen ni neko ga imasu.
    • Artinya: Di taman ada kucing.
    • Penjelasan: 公園 (kouen – taman) adalah lokasi tempat kucing itu berada (). (neko – kucing) adalah subjek yang sedang diobservasi ().
  • Kalimat 4: 教室に学生がたくさんいます。
    • Romaji: Kyoushitsu ni gakusei ga takusan imasu.
    • Artinya: Di ruang kelas ada banyak murid.
    • Penjelasan: 教室 (kyoushitsu – ruang kelas) adalah lokasi (), dan 学生 (gakusei – murid) adalah subjek jamak yang keberadaannya dijelaskan ().
Baca Juga:  Buatlah kalimat dalam bahasa jepang mengenai mata pelajaran !

3. Contoh dalam Konteks Lain

Pola ...ni ...ga tidak hanya terbatas pada imasu/arimasu. Partikel ini juga bisa digunakan dengan kata kerja lain yang menunjukkan kemunculan atau keberadaan.

  • Kalimat 5: 駅の前に新しい店ができました。
    • Romaji: Eki no mae ni atarashii mise ga dekimashita.
    • Artinya: Di depan stasiun telah buka sebuah toko baru.
    • Penjelasan: 駅の前 (eki no mae – di depan stasiun) adalah lokasi (). 新しい店 (atarashii mise – toko baru) adalah subjek dari kata kerja できました (dekimashita – telah selesai/terbangun/buka), sehingga ditandai dengan .

Kupas Tuntas Fungsi Partikel Ga dalam Bahasa Jepang

Setelah melihat penggunaannya dalam kalimat keberadaan, mari kita dalami lebih jauh berbagai fungsi krusial dari partikel ga dalam bahasa jepang. Memahaminya secara mendalam adalah kunci untuk membedakannya dari partikel penanda topik, (wa).

Ga (が) sebagai Penanda Subjek Definitif

Fungsi paling dasar dari adalah menandai subjek dari sebuah kata kerja. Partikel ini secara tegas menjawab pertanyaan “siapa?” atau “apa?” yang melakukan aksi.

  • 雨が降っています。 (Ame ga futteimasu.) -> Apa yang sedang turun? Hujan.
  • 田中さんが来ました。 (Tanaka-san ga kimashita.) -> Siapa yang datang? Tanaka-san.

Dalam kasus ini, menyorot subjek sebagai informasi kunci atau informasi baru dalam percakapan.

Ga (が) untuk Penekanan dan Informasi Baru

Salah satu perbedaan terbesar antara dan (wa) terletak pada penyampaian informasi. Partikel ga dalam bahasa jepang digunakan ketika subjek adalah informasi baru yang ingin diperkenalkan kepada lawan bicara.

Bayangkan Anda melihat ke luar jendela dan berkata:
あ、バスが来た! (A, basu ga kita!) – “Ah, busnya datang!”

Di sini, kedatangan bus adalah informasi baru yang belum diketahui sebelumnya. Anda tidak bisa menggunakan (wa) dalam konteks ini. berfungsi untuk menarik perhatian lawan bicara pada subjek tersebut.

Baca Juga:  Sebutkan sifat/perilaku siswa yang menonjol dan yang perlu ditingkatkan ?

Ga (が) dalam Kalimat dengan Kata Sifat dan Keinginan

Ga juga digunakan untuk menandai objek dari perasaan, kesukaan, kebencian, kemampuan, atau keinginan. Kata kerja dan kata sifat yang umum diikuti pola ini adalah 好き (suki – suka), 嫌い (kirai – benci), 欲しい (hoshii – ingin), 上手 (jouzu – pandai), dan 下手 (heta – tidak pandai).

Konteks Kesukaan/Keinginan

  • 私は猫が好きです。 (Watashi wa neko ga suki desu.) – Saya suka kucing.
    • Meskipun “saya” adalah topik (), “kucing” adalah objek dari rasa suka, sehingga ditandai dengan .

Konteks Kemampuan

  • 彼は日本語が上手です。 (Kare wa nihongo ga jouzu desu.) – Dia pandai bahasa Jepang.
    • “Bahasa Jepang” adalah hal di mana dia pandai, sehingga menjadi subjek dari kata sifat 上手 (jouzu) dan ditandai oleh .

Menghindari Kesalahan Umum dalam Penggunaan

Bagi pembelajar, kebingungan antara partikel adalah hal yang wajar. Berikut adalah beberapa kesalahan umum terkait penggunaan partikel ga dalam bahasa jepang dan cara menghindarinya.

  1. Tertukar dengan を (o): Ingat, menandai subjek (pelaku aksi), sedangkan menandai objek langsung (penerima aksi).
    • Benar: 猫が魚を食べました。 (Neko ga sakana o tabemashita.) – Kucing makan ikan.
    • Salah: 猫を魚が食べました。 (Ini akan berarti ikan memakan kucing).
  2. Selalu Menggunakan が untuk Subjek: Ini adalah kesalahan paling umum. (wa) digunakan untuk menandai topik pembicaraan yang sudah diketahui. Jika Anda ingin berbicara tentang Tanaka-san (topik utama), gunakan . Jika Anda ingin menekankan bahwa Tanaka-san-lah yang datang (informasi baru/spesifik), gunakan .
    • Topik: 田中さんは先生です。 (Tanaka-san wa sensei desu.) – Tanaka-san adalah seorang guru.
    • Subjek Spesifik: 誰が来ましたか。 (Dare ga kimashita ka?) -> 田中さんが来ました。 (Tanaka-san ga kimashita.)

Kesimpulan

Partikel に (ni) dan が (ga) adalah dua pilar penting dalam tata bahasa Jepang. berfungsi sebagai penanda lokasi, waktu, dan target, sementara partikel ga dalam bahasa jepang memegang peran krusial sebagai penanda subjek yang definitif, penyorot informasi baru, dan penanda objek dari perasaan atau kemampuan.

Dengan memahami perbedaan mendasar ini dan berlatih menggunakan pola kalimat keberadaan [Lokasi] に [Subjek] が います/あります, Anda telah mengambil langkah besar dalam perjalanan menguasai bahasa Jepang. Teruslah berlatih, perhatikan konteks kalimat, dan jangan takut membuat kesalahan, karena dari sanalah proses belajar yang sesungguhnya terjadi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top