Sebutkan dan jelaskan Faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan ?

Sebutkan dan jelaskan Faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan ?

Jawaban 1 :

● FAKTOR INTERNAL
● FAKTOR EKSTERNAL

FAKTOR INTERNAL, adalah faktor yang asalnya dari dalam tubuh tumbuhan itu sendiri dalam bentuk gen juga hormon tumbuh. Tumbuhan memiliki sejumlah hormon pertumbuhan antara lain auksin, giberalin, sitokinin, gas etilen, asam absiasat, rhizokalin, kaulokalin dan lain lain.

FAKTOR EKSTERNAL, adalah faktor yang asalnya dari luar tubuh tumbuhan berupa CAHAYA, KELEMBAPAN, SUHU dan juga NUTRISI.
Cahaya matahari adalah energi utama bagi tumbuhan hijau dalam melakukan proses fotosintesis. Suhu juga kelembapan bisa mempengaruhi berbagai fungsi fisiologis dari tumbuhan misalnya laju transpirasi atau membuka dan menutupnya stomata atau mulut daun. Adapun faktor nutrisi juga memiliki peran penting karena dengan nutrisi yang baik maka pertumbuhan akan berlangsung optimal.

Dijawab Oleh :

Dr. Yohanes Nong Loar, M.Pd

Jawaban 2 :

● FAKTOR INTERNAL
● FAKTOR EKSTERNAL

FAKTOR INTERNAL, adalah faktor yang asalnya dari dalam tubuh tumbuhan itu sendiri dalam bentuk gen juga hormon tumbuh. Tumbuhan memiliki sejumlah hormon pertumbuhan antara lain auksin, giberalin, sitokinin, gas etilen, asam absiasat, rhizokalin, kaulokalin dan lain lain.

FAKTOR EKSTERNAL, adalah faktor yang asalnya dari luar tubuh tumbuhan berupa CAHAYA, KELEMBAPAN, SUHU dan juga NUTRISI.
Cahaya matahari adalah energi utama bagi tumbuhan hijau dalam melakukan proses fotosintesis. Suhu juga kelembapan bisa mempengaruhi berbagai fungsi fisiologis dari tumbuhan misalnya laju transpirasi atau membuka dan menutupnya stomata atau mulut daun. Adapun faktor nutrisi juga memiliki peran penting karena dengan nutrisi yang baik maka pertumbuhan akan berlangsung optimal.

Dijawab Oleh :

Arif Kuswandi, S.Pd.I

Penjelasan :

Membedakan Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Sebelum melangkah lebih jauh, penting untuk memahami perbedaan antara dua istilah yang sering digunakan bersamaan ini: pertumbuhan dan perkembangan. Keduanya adalah proses yang saling terkait namun memiliki makna yang berbeda.

Baca Juga:  50 gram minyak berapa sendok makan ?

Pertumbuhan adalah proses pertambahan ukuran atau massa tubuh tumbuhan yang bersifat kuantitatif (dapat diukur) dan tidak dapat kembali ke bentuk semula (irreversible). Contohnya adalah bertambahnya tinggi batang, melebarnya diameter batang, serta bertambahnya jumlah daun dan akar.

Sementara itu, perkembangan adalah proses menuju tingkat kedewasaan atau pematangan fungsi organ yang bersifat kualitatif (tidak dapat diukur dengan angka). Proses ini mencakup perubahan bentuk dan struktur, seperti munculnya bunga, buah, dan biji sebagai alat reproduksi. Pertumbuhan selalu menyertai perkembangan.

Faktor Eksternal: Pengaruh Vital dari Lingkungan

Faktor eksternal atau faktor lingkungan adalah segala sesuatu yang berasal dari luar tubuh tumbuhan. Faktor-faktor ini seringkali menjadi penentu utama apakah sebuah tanaman dapat mencapai potensi genetik maksimalnya. Berikut adalah beberapa faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dari sisi eksternal.

Nutrisi dan Air: Fondasi Kehidupan

Layaknya manusia, tumbuhan memerlukan nutrisi untuk hidup. Nutrisi ini diperoleh dari dalam tanah dan diserap oleh akar dalam bentuk ion terlarut. Tanpa nutrisi yang cukup, proses metabolisme akan terhambat.

  • Unsur Makro: Nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah besar, seperti Nitrogen (N) untuk pertumbuhan vegetatif, Fosfor (P) untuk perkembangan akar dan bunga, serta Kalium (K) untuk kekuatan tanaman dan resistensi penyakit.
  • Unsur Mikro: Nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah kecil namun tetap vital, seperti Besi (Fe), Mangan (Mn), dan Seng (Zn) yang berperan sebagai kofaktor dalam berbagai reaksi enzimatik.

Air (H₂O) adalah komponen paling krusial. Air berfungsi sebagai pelarut universal yang membawa nutrisi dari akar ke seluruh bagian tanaman, menjadi bahan baku utama dalam proses fotosintesis, dan menjaga tekanan turgor sel agar tanaman tetap tegak dan tidak layu.

Baca Juga:  Kantong besar dari goni yang kasar adalah ?

Cahaya Matahari: Sumber Energi Utama

Cahaya matahari adalah sumber energi bagi kehidupan di Bumi, dan bagi tumbuhan, perannya tidak tergantikan. Cahaya sangat esensial untuk fotosintesis, yaitu proses mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa (sumber energi) dan oksigen.

Intensitas, kualitas, dan durasi penyinaran sangat memengaruhi laju fotosintesis. Tumbuhan yang kekurangan cahaya akan mengalami etiolasi, yaitu pertumbuhan yang cepat namun lemah, pucat, dan kurus. Sebaliknya, cahaya berlebih juga dapat merusak klorofil. Durasi penyinaran (fotoperiodisme) juga memengaruhi beberapa spesies dalam proses pembungaan.

Suhu dan Kelembapan Udara

Setiap tumbuhan memiliki rentang suhu optimum untuk tumbuh dan berkembang secara maksimal. Suhu memengaruhi kerja enzim yang mengatur seluruh reaksi kimia di dalam tubuh tumbuhan.

Suhu yang terlalu rendah dapat membekukan cairan sel dan menghentikan aktivitas metabolisme. Sementara itu, suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerusakan enzim (denaturasi) dan meningkatkan laju penguapan (transpirasi) sehingga tanaman cepat kehilangan air. Kelembapan udara yang ideal membantu mengurangi laju transpirasi berlebih, menjaga ketersediaan air di dalam tubuh tumbuhan.

Faktor Internal: Cetak Biru dari Dalam

Selain dorongan dari lingkungan, tumbuhan juga memiliki faktor internal yang menjadi pengendali utama. Ini adalah faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan yang sudah ada di dalam tubuh tumbuhan itu sendiri sejak awal.

Genetik: Warisan yang Menentukan

Gen adalah cetak biru atau program dasar yang menentukan karakteristik setiap makhluk hidup, termasuk tumbuhan. Faktor genetik ini menentukan sifat dasar seperti bentuk daun, warna bunga, potensi tinggi maksimal, hingga ketahanan terhadap penyakit tertentu.

Sebuah bibit unggul secara genetik memiliki potensi untuk tumbuh besar dan menghasilkan buah yang berkualitas. Namun, potensi ini hanya akan terwujud jika didukung oleh faktor eksternal yang optimal. Genetik menetapkan batasannya, sementara lingkungan menentukan sejauh mana batasan itu bisa dicapai.

Hormon Tumbuhan: Pembawa Pesan Kimiawi

Hormon tumbuhan atau fitohormon adalah senyawa organik yang diproduksi oleh tumbuhan dalam konsentrasi rendah namun memiliki dampak besar dalam mengatur berbagai proses fisiologis, termasuk pertumbuhan dan perkembangan.

Baca Juga:  Bagaimana anda menjelaskan perbedaan antara email bisnis dan surat bisnis?Bagaimana anda menjelaskan perbedaan antara email bisnis dan surat bisnis?

Hormon Pemicu Pertumbuhan

Beberapa hormon berperan aktif dalam mendorong proses pertumbuhan sel dan organ.

  • Auksin: Dihasilkan di ujung batang dan akar, hormon ini berfungsi utama untuk merangsang pemanjangan sel. Auksin juga berperan dalam pergerakan tumbuhan menuju cahaya (fototropisme).
  • Giberelin: Berperan dalam pemanjangan batang, mematahkan dormansi biji (memicu perkecambahan), serta merangsang pembungaan dan perkembangan buah.
  • Sitokinin: Hormon ini bekerja untuk merangsang pembelahan sel (sitokinesis). Sitokinin juga memperlambat proses penuaan daun dan organ lainnya.

Hormon Penghambat Pertumbuhan

Tidak semua hormon memicu pertumbuhan. Ada juga hormon yang berperan sebagai rem alami untuk menjaga keseimbangan.

  • Asam Absisat (ABA): Hormon ini berperan dalam menjaga dormansi biji agar tidak berkecambah pada kondisi yang tidak menguntungkan. ABA juga menyebabkan penutupan stomata (mulut daun) saat tanaman kekurangan air untuk mengurangi penguapan.
  • Gas Etilen: Hormon ini unik karena berbentuk gas. Etilen berperan besar dalam proses pematangan buah, pengguguran daun (absisi), dan proses penuaan (senescence).

Interaksi Antar Faktor: Sebuah Sinergi yang Kompleks

Penting untuk dipahami bahwa tidak ada satu faktor pun yang bekerja sendiri. Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan adalah hasil dari sinergi dan interaksi yang kompleks antara semua faktor internal dan eksternal. Konsep ini dikenal sebagai Hukum Minimum Liebig, yang menyatakan bahwa pertumbuhan dibatasi oleh sumber daya yang paling langka (faktor pembatas).

Sebagai contoh, tanaman dengan faktor genetik unggul tidak akan tumbuh maksimal jika kekurangan air atau nutrisi. Sebaliknya, meskipun air, nutrisi, dan cahaya melimpah, tanaman tidak akan tumbuh melebihi batas potensi yang telah ditentukan oleh genetiknya. Memahami interaksi ini adalah kunci untuk mengoptimalkan semua faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan demi hasil yang terbaik.

Kesimpulan

Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan adalah sebuah proses dinamis yang dipengaruhi oleh harmoni antara faktor internal dan eksternal. Dari dalam, genetik menyediakan cetak biru dan fitohormon bertindak sebagai regulator. Dari luar, ketersediaan air, nutrisi, cahaya matahari, suhu, dan kelembapan menjadi penentu apakah potensi genetik tersebut dapat tercapai.

Dengan memahami beragam faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ini, kita tidak hanya dapat menjadi pekebun atau petani yang lebih baik, tetapi juga dapat lebih menghargai setiap helai daun dan kuntum bunga sebagai hasil dari sebuah orkestrasi alam yang luar biasa kompleks dan indah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top