Jika dibuat dalam ukuran besar dan dipasang di tepi jalan, disebut apa ?

Jika dibuat dalam ukuran besar dan dipasang di tepi jalan, disebut apa ?

Jawaban 1 :

Billboard adalah papan reklame yang berukuran besar yang biasanya dipasang lokasi dekat pusat-pusat keramaian dan di tengah atau di pinggir jalan raya. Sedangkan papan reklame yang sedang sering disebut dengan baliho.

Reklame merupakan salah satu sarana daya tarik bagi para pebisnis dalam memperkenalkan, memamerkan dan mempromosikan produk usahanya

Dijawab Oleh :

Aryani, S.Pd

Jawaban 2 :

Billboard adalah papan reklame yang berukuran besar yang biasanya dipasang lokasi dekat pusat-pusat keramaian dan di tengah atau di pinggir jalan raya. Sedangkan papan reklame yang sedang sering disebut dengan baliho.

Reklame merupakan salah satu sarana daya tarik bagi para pebisnis dalam memperkenalkan, memamerkan dan mempromosikan produk usahanya

Dijawab Oleh :

Dra. Nilawati, M.Pd

Penjelasan :

Menyingkap Nama di Balik Raksasa Tepi Jalan

Secara umum, jawaban paling populer dan dikenal luas untuk pertanyaan ini adalah Billboard. Istilah ini berasal dari bahasa Inggris dan telah diserap ke dalam percakapan sehari-hari di Indonesia. Billboard merujuk pada struktur papan besar yang didirikan di lokasi strategis untuk menampilkan iklan kepada audiens yang sedang bepergian.

Namun, billboard hanyalah salah satu jenis dari kategori yang lebih besar, yaitu media Iklan Luar Ruang atau Out-of-Home (OOH) Advertising. Dalam kategori ini, terdapat berbagai jenis iklan besar di dekat jalan raya yang memiliki sebutan dan fungsi spesifik, mulai dari yang statis hingga yang dinamis dan digital.

Baca Juga:  Tempo lagu pada saat menyanyikan lagu aku anak indonesia adalah ?

Ragam Jenis Iklan Besar di Dekat Jalan Raya

Memahami perbedaan antara jenis-jenis iklan ini penting, baik bagi masyarakat umum maupun bagi para pemasar yang ingin memilih media promosi paling efektif. Setiap jenis memiliki keunggulan dan tujuan penggunaannya sendiri.

Billboard: Sang Raja Media Luar Ruang Klasik

Billboard adalah bentuk paling fundamental dari sebuah iklan besar di dekat jalan raya. Ciri utamanya adalah strukturnya yang permanen atau semi-permanen dan menampilkan iklan statis yang dicetak pada material seperti vinil.

Ukurannya sangat bervariasi, mulai dari papan berukuran sedang di jalan arteri kota hingga papan super besar yang menjulang di sepanjang jalan tol. Karena sifatnya yang statis, pesan pada billboard harus dirancang agar sangat jelas, ringkas, dan mudah ditangkap dalam hitungan detik oleh pengemudi yang melintas.

Baliho: Promosi Fleksibel dan Temporer

Meskipun sering dianggap sama dengan billboard, Baliho memiliki perbedaan kunci: sifatnya yang temporer atau insidental. Baliho biasanya dipasang untuk mempromosikan acara tertentu, seperti konser musik, pameran, atau kampanye politik yang memiliki batas waktu.

Struktur baliho seringkali lebih sederhana, terkadang hanya menggunakan rangka dari bambu atau kayu. Setelah acara atau periode promosi selesai, baliho akan segera dibongkar. Fleksibilitas inilah yang menjadi kekuatan utamanya.

Videotron: Era Digital di Tepi Jalan

Inovasi teknologi telah melahirkan Videotron atau sering juga disebut Megatron. Ini adalah versi digital dan modern dari billboard. Alih-alih cetakan statis, videotron menggunakan layar LED raksasa untuk menampilkan konten bergerak, seperti video, animasi, atau beberapa iklan statis secara bergantian.

Keunggulan videotron sangat signifikan. Satu layar dapat menjual slot waktu kepada beberapa pengiklan, konten dapat diubah dari jarak jauh secara real-time, dan visualnya yang cerah dan dinamis jauh lebih menarik perhatian, terutama pada malam hari. Videotron adalah wajah modern dari iklan besar di dekat jalan raya.

Baca Juga:  Mulai berkembang dan menjadi terbuka adalah makna kata ?

Mengapa Iklan Berukuran Raksasa Ini Begitu Efektif?

Kehadiran iklan berukuran masif di sepanjang jalan bukanlah tanpa alasan. Para pemasar rela berinvestasi besar pada media ini karena efektivitasnya yang telah terbukti selama puluhan tahun dalam menjangkau audiens.

Jangkauan Audiens yang Masif

Lokasi adalah segalanya. Iklan besar di dekat jalan raya dipasang di titik-titik dengan volume lalu lintas tertinggi. Setiap hari, puluhan hingga ratusan ribu pasang mata akan melihat iklan tersebut, baik secara sadar maupun tidak.

Paparan yang berulang ini secara perlahan menanamkan pesan atau merek ke dalam benak audiens. Sulit untuk menemukan media lain yang dapat memberikan jangkauan lokal yang begitu konsisten dan masif setiap harinya.

Dampak Visual yang Kuat dan Tak Terhindarkan

Di dunia digital di mana pengguna bisa dengan mudah melewatkan iklan (skip ad) atau memasang pemblokir iklan (ad blocker), iklan luar ruang memiliki keunggulan unik: ia tidak bisa dilewati. Ukurannya yang raksasa membuatnya menjadi bagian dominan dari lanskap visual.

Membangun Kesadaran Merek (Brand Awareness)

Tujuan utama dari banyak kampanye billboard adalah untuk membangun kesadaran merek. Dengan menampilkan logo, slogan, atau produk secara terus-menerus kepada audiens yang luas, sebuah merek menjadi lebih familiar. Familiaritas ini pada akhirnya akan membangun kepercayaan dan membuat konsumen lebih cenderung memilih merek tersebut saat melakukan pembelian.

Mendorong Tindakan Lokal

Selain membangun citra merek secara umum, media ini juga sangat efektif untuk tujuan yang lebih spesifik. Sebuah iklan besar di dekat jalan raya yang mempromosikan pembukaan restoran baru, lengkap dengan petunjuk arah, dapat secara langsung mengarahkan lalu lintas pelanggan ke lokasi tersebut. Ini adalah strategi pemasaran berbasis geografi yang sangat kuat.

Baca Juga:  Sebutkan Hadits ridho allah tergantung ridho kedua orang tua !

Faktor Penting dalam Pemasangan Iklan di Jalan

Mendirikan sebuah iklan raksasa di tepi jalan bukanlah proses yang sederhana. Ada sejumlah faktor krusial yang harus dipertimbangkan, mulai dari regulasi hingga desain kreatif.

Pertama adalah perizinan dan regulasi. Setiap daerah memiliki peraturan sendiri mengenai pemasangan reklame, termasuk pajak, standar keamanan konstruksi, dan penentuan zona mana yang diizinkan. Mengabaikan aspek legal ini dapat berakibat pada pembongkaran paksa dan denda yang besar.

Kedua adalah pemilihan lokasi strategis. Analisis lalu lintas, demografi audiens yang melintas, serta visibilitas (apakah terhalang pohon atau bangunan lain) menjadi kunci keberhasilan. Lokasi premium di persimpangan utama tentu memiliki harga sewa yang jauh lebih tinggi.

Terakhir adalah desain visual. Pesan harus disampaikan dalam waktu 3-5 detik. Ini berarti penggunaan teks yang minimal, visual yang kuat, warna yang kontras, dan call-to-action (ajakan bertindak) yang sangat jelas. Desain yang terlalu rumit justru akan gagal menyampaikan pesan.

Kesimpulan

Jadi, jika dibuat dalam ukuran besar dan dipasang di tepi jalan, ia bisa disebut Billboard, Baliho, atau Videotron, tergantung pada sifat, struktur, dan teknologinya. Semua ini termasuk dalam kategori besar media iklan luar ruang yang bertujuan untuk menjangkau audiens di perjalanan mereka.

Keberadaan iklan besar di dekat jalan raya tetap menjadi salah satu pilar utama dalam dunia periklanan. Kemampuannya untuk menjangkau audiens secara masif, memberikan dampak visual yang kuat, dan membangun kesadaran merek secara konsisten membuatnya menjadi investasi yang tak ternilai bagi banyak perusahaan. Meskipun lanskap media terus berkembang, raksasa-raksasa visual di tepi jalan ini akan terus berdiri tegak, menyampaikan pesan kepada jutaan orang setiap harinya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top