Jelaskan perubahan sosial yang terjadi akibat perkembangan teknologi komunikasi​ ?

Jelaskan perubahan sosial yang terjadi akibat perkembangan teknologi komunikasi​ ?

Jawaban 1 :

Perubahan teknologi membuat segala aspek kehidupan manusia menjadi serba mudah. Hal ini lantaran adanya pertukaran informasi yang cepat dan banyak peralatan canggih memungkinkan manusia untuk semakin mudah mendapatkan kebutuhannya.

Dijawab Oleh :

Aryani, S.Pd

Jawaban 2 :

Perubahan teknologi membuat segala aspek kehidupan manusia menjadi serba mudah. Hal ini lantaran adanya pertukaran informasi yang cepat dan banyak peralatan canggih memungkinkan manusia untuk semakin mudah mendapatkan kebutuhannya.

Dijawab Oleh :

Arif Kuswandi, S.Pd.I

Penjelasan :

Era Baru Interaksi Manusia: Batasan Ruang dan Waktu yang Sirna

Perubahan paling fundamental yang dibawa oleh teknologi komunikasi adalah runtuhnya batasan geografis dan waktu. Komunikasi tidak lagi terikat pada lokasi fisik. Seseorang di Jakarta dapat dengan mudah berdiskusi secara real-time dengan rekan kerja di London atau bertatap muka secara virtual dengan keluarga di Papua.

Kemudahan ini menciptakan sebuah masyarakat yang “selalu terhubung” atau always-on. Interaksi sosial kini dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, mengubah ekspektasi kita terhadap kecepatan respons dan ketersediaan orang lain. Fenomena ini secara drastis mengubah dinamika hubungan personal dan profesional, menciptakan peluang sekaligus tantangan baru.

Transformasi di Berbagai Aspek Kehidupan Sosial

Dampak teknologi komunikasi meresap ke dalam berbagai sendi kehidupan. Jika kita diminta untuk jelaskan perubahan sosial yg terjadi akibat perkembangan teknologi komunikasi, maka kita harus melihat bagaimana ia membentuk ulang cara kita bekerja, bersosialisasi, bahkan berkeluarga.

Baca Juga:  RJ 45 yaitu port yang digunakan untuk menghubungkan kabel adalah​ ?

Cara Kita Berkomunikasi dan Membangun Hubungan

Teknologi telah mendemokratisasi komunikasi. Media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Facebook memungkinkan setiap individu untuk menjadi pembuat konten dan menyebarkan informasi. Ini menciptakan ruang-ruang baru untuk ekspresi diri dan pembentukan identitas.

Hubungan antarmanusia pun mengalami pergeseran. Kita dapat menjaga koneksi dengan ratusan teman lama melalui media sosial, sesuatu yang mustahil dilakukan di era pra-digital. Namun, di sisi lain, kuantitas koneksi ini seringkali dipertanyakan kualitasnya, dengan munculnya fenomena komunikasi yang dangkal dan kurangnya interaksi tatap muka yang mendalam.

Perubahan dalam Dunia Kerja dan Ekonomi

Sektor ekonomi adalah salah satu yang paling terdampak. Konsep kerja jarak jauh (remote work) menjadi semakin lazim, terutama pasca-pandemi. Perusahaan tidak lagi terikat pada kantor fisik, memungkinkan mereka merekrut talenta dari seluruh dunia.

Selain itu, muncul pula ekonomi gig (gig economy) yang difasilitasi oleh platform digital. Aplikasi seperti Gojek, Grab, atau platform freelance seperti Upwork menciptakan model kerja baru yang fleksibel. Ini mengubah definisi “pekerjaan” dari status permanen menjadi rangkaian proyek atau tugas jangka pendek, memberikan otonomi lebih besar bagi individu namun seringkali dengan jaminan sosial yang lebih rendah.

Dampak pada Struktur Keluarga dan Komunitas

Dalam lingkup keluarga, teknologi komunikasi berfungsi sebagai pedang bermata dua. Di satu sisi, ia memungkinkan anggota keluarga yang tinggal berjauhan untuk tetap terhubung erat melalui panggilan video dan grup percakapan. Ini sangat membantu menjaga ikatan keluarga di tengah meningkatnya mobilitas.

Namun, di sisi lain, muncul tantangan baru seperti fenomena phubbing (phone snubbing), di mana seseorang lebih fokus pada ponselnya daripada orang di hadapannya. Hal ini dapat mengikis kualitas interaksi di dalam rumah. Komunitas pun bertransformasi dari yang berbasis geografis (tetangga, desa) menjadi komunitas berbasis minat secara online, menghubungkan orang-orang dengan hobi atau ketertarikan yang sama dari seluruh penjuru dunia.

Baca Juga:  Jaringan yang menghubungkan dua atau lebih LAN disebut ?

Tantangan dan Sisi Gelap di Era Digital

Tidak semua perubahan yang terjadi bersifat positif. Kemudahan akses informasi dan konektivitas tanpa batas juga melahirkan serangkaian masalah sosial yang kompleks dan perlu diwaspadai.

Isu Privasi dan Keamanan Data

Setiap interaksi yang kita lakukan di dunia digital meninggalkan jejak digital. Data pribadi kita, mulai dari preferensi belanja hingga lokasi, menjadi komoditas berharga bagi perusahaan teknologi. Pelanggaran data, penyalahgunaan informasi, dan pengawasan menjadi ancaman nyata yang mengintai privasi setiap individu.

Munculnya Fenomena Sosial Baru yang Meresahkan

Perkembangan teknologi komunikasi turut melahirkan berbagai fenomena sosial baru yang seringkali berdampak negatif. Memahami isu-isu ini adalah bagian krusial jika kita ingin jelaskan perubahan sosial yg terjadi akibat perkembangan teknologi komunikasi secara utuh.

Kesenjangan Digital (Digital Divide)

Tidak semua lapisan masyarakat memiliki akses dan kemampuan yang sama terhadap teknologi. Muncul sebuah jurang pemisah baru, yaitu kesenjangan digital, antara mereka yang melek teknologi (memiliki akses dan literasi) dengan mereka yang tertinggal. Kesenjangan ini dapat memperburuk ketimpangan sosial dan ekonomi yang sudah ada sebelumnya.

Disinformasi dan Polarisasi Opini

Kecepatan penyebaran informasi di media sosial membuat berita bohong atau hoax menyebar seperti api. Algoritma platform yang cenderung menampilkan konten sesuai preferensi pengguna menciptakan gelembung filter (filter bubble), di mana kita hanya melihat informasi yang mengonfirmasi keyakinan kita. Hal ini dapat mempertajam polarisasi di masyarakat dan mengancam kohesi sosial.

Adaptasi Masyarakat Menuju Keseimbangan Baru

Menghadapi perubahan masif ini, masyarakat dituntut untuk beradaptasi. Upaya untuk menciptakan keseimbangan antara manfaat dan risiko teknologi komunikasi terus dilakukan di berbagai level.

Pentingnya literasi digital kini menjadi sorotan utama. Masyarakat perlu dibekali kemampuan untuk berpikir kritis, memverifikasi informasi, dan memahami cara kerja teknologi agar tidak mudah menjadi korban disinformasi atau penipuan. Selain itu, regulasi terkait perlindungan data pribadi dan etika penggunaan teknologi menjadi agenda penting bagi pemerintah di seluruh dunia.

Baca Juga:  Apa yang dimaksud dengan analisis pasar ?

Kesimpulan

Pada akhirnya, untuk jelaskan perubahan sosial yg terjadi akibat perkembangan teknologi komunikasi, kita harus mengakui bahwa dampaknya sangat luas, kompleks, dan multifaset. Teknologi telah meruntuhkan batasan lama, menciptakan peluang ekonomi yang luar biasa, dan menghubungkan umat manusia dengan cara yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Namun, ia juga membawa tantangan serius terkait privasi, kesehatan mental, kesenjangan sosial, dan stabilitas demokrasi.

Teknologi komunikasi adalah alat yang netral; dampaknya, baik atau buruk, sangat bergantung pada bagaimana kita sebagai masyarakat memanfaatkannya. Memahami dinamika perubahan ini secara mendalam adalah langkah pertama bagi kita untuk dapat menavigasi era digital ini dengan lebih bijaksana, memaksimalkan potensinya sambil memitigasi risikonya demi masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top