Apa yg kamu ketahui tentang eksplorasi dan eksploitasi ?
Jawaban 1 :
ekplorasi adalah penjelajahan lapangan dengan tujuan memperoleh pengetahuan
eksploitasi adalah pemanfaatan untuk keuntungan sendiri
Dijawab Oleh :
Aryani, S.Pd
Jawaban 2 :
ekplorasi adalah penjelajahan lapangan dengan tujuan memperoleh pengetahuan
eksploitasi adalah pemanfaatan untuk keuntungan sendiri
Dijawab Oleh :
Arif Kuswandi, S.Pd.I
Penjelasan :
Tentang Perusahaan
Welcome to “Semesta Aksi & Ide, Inc.” Ini bukan perusahaan biasa, as in lo nggak akan nemu kantor fisiknya di SCBD. Perusahaan kami adalah sebuah mindset, sebuah gerakan buat siapa aja yang percaya bahwa hidup itu adalah sebuah proyek penemuan tanpa akhir. Visi kami adalah memberdayakan setiap individu untuk nggak cuma jadi penonton, tapi jadi pemain utama dalam petualangan mereka sendiri.
Misi kami adalah menjembatani jurang antara rasa ingin tahu dan tindakan nyata. Kami percaya bahwa pengetahuan yang cuma disimpen di kepala itu pointless. Makanya, kami membuka “lowongan” abadi bagi siapa saja yang mau jadi penjelajah lapangan untuk memperoleh pengetahuan, mengubah wawasan jadi karya, dan mengubah kegagalan jadi pelajaran berharga. We’re all about that character development arc.
Deskripsi Pekerjaan
Posisi yang kami tawarkan adalah Chief Exploration Officer (CEO) untuk hidup lo sendiri. Job title kerennya: Penjelajah Lapangan untuk Memperoleh Pengetahuan. Ini bukan kerjaan 9-to-5 yang bikin lo nge-cek jam setiap lima menit. Ini adalah komitmen 24/7 untuk jadi versi diri lo yang paling kepo, paling berani, dan paling berkembang.
Kerjaannya ngapain? Basically, lo bakal ditugasin buat keluar dari comfort zone secara rutin. Entah itu belajar skill baru dari YouTube, ngobrol sama orang dari latar belakang yang totally different, baca buku yang topiknya di luar radar lo, atau bahkan traveling sendirian ke tempat yang belum pernah lo datengin. Tujuannya satu: ngumpulin data, pengalaman, dan insight sebanyak-banyaknya.
Kualifikasi
Nggak perlu ijazah S3 atau IPK 4.0. Kualifikasi utama di sini basisnya adalah mindset dan attitude.
- Rasa Penasaran Level Dewa: Lo punya pertanyaan “kenapa” dan “gimana kalau” yang literally nggak ada habisnya.
- Anti Baper sama Kegagalan: Anggap aja kegagalan itu just another data point. Salah coba? It’s okay, catet pelajarannya, terus move on.
- Open-minded, As In Beneran Open: Siap menerima ide-ide baru yang mungkin bertentangan sama apa yang udah lo yakini selama ini. Nggak gampang nge-judge.
- Proaktif & Inisiatif: Nggak nunggu disuapin atau dikasih arahan. Lo yang nyari “lapangan” baru buat dijelajahi.
- Good Vibes Only Attitude: Punya semangat positif dan nggak gampang nyerah, karena proses eksplorasi itu kadang melelahkan dan penuh ketidakpastian.
Responsibiliti
Sebagai seorang penjelajah lapangan untuk memperoleh pengetahuan, lo punya beberapa tanggung jawab utama yang super krusial.
- Melakukan Riset & Observasi Aktif: Ini adalah fase eksplorasi murni. Lo harus secara sadar mencari peluang belajar. Ngikutin webinar, dateng ke seminar, atau sekadar observasi lingkungan sekitar dengan lebih detail. Tugas lo adalah menyerap informasi kayak spons.
- Mendokumentasikan Temuan: Setiap insight, ide, atau bahkan kegagalan wajib dicatat. Bikin jurnal, mind map, atau post-it di tembok kamar. Ini adalah “peta harta karun” yang lo buat sendiri.
- Mengubah Pengetahuan Menjadi Aksi (Eksploitasi): Nah, ini bagian pentingnya. Setelah ngumpulin segudang pengetahuan, tanggung jawab lo adalah memilih mana yang paling potensial dan mengeksekusinya. Jangan biarin ide cuma jadi wacana. Pengetahuan baru soal digital marketing? Coba terapin di proyek kecil-kecilan. Ini adalah fase eksploitasi yang positif.
- Berbagi & Berkolaborasi: Ilmu yang bagus itu yang dibagiin. Share temuan lo ke orang lain. Diskusiin ide lo. Proses ini nggak cuma ngebantu orang lain, tapi juga mempertajam pemahaman lo sendiri.
Benefit
So, what’s in it for you? Benefitnya mungkin nggak bisa diukur pakai slip gaji, tapi impact-nya long-lasting.
- Massive Personal Growth: Lo akan jadi pribadi yang lebih adaptif, kreatif, dan punya wawasan luas. Basically, value diri lo meningkat drastis.
- Peta Karier yang Lebih Jelas: Dengan banyak mencoba, lo jadi tahu apa yang beneran lo suka dan di mana passion lo sebenernya. No more “kayaknya gue salah jurusan, deh”.
- Problem-Solving Skill Set Level Up: Karena terbiasa menghadapi hal baru dan ketidakpastian, kemampuan lo buat mecahin masalah bakal terasah secara otomatis.
- Jaringan yang Nggak Ternilai: Setiap eksplorasi baru membuka pintu untuk ketemu orang-orang baru yang inspiratif.
- Anti FOMO: Lo nggak akan lagi ngerasa ketinggalan karena lo sibuk menciptakan tren lo sendiri, bukan ngikutin tren orang lain.
Berkas Persyaratan
Lagi-lagi, ini bukan soal CV atau transkrip nilai. “Berkas” yang perlu lo siapin buat “ngelamar” di posisi ini sifatnya lebih personal.
- Satu Buku Catatan Kosong: Siapin jurnal atau notebook khusus untuk mencatat semua ide, rencana, dan refleksi dari perjalanan eksplorasi lo.
- “Portofolio Kegagalan”: Bukan buat bikin lo down, tapi sebagai bukti bahwa lo udah berani mencoba. Tulis apa aja yang pernah gagal dan apa pelajaran yang lo dapet dari situ.
- Daftar “I Don’t Know”: Buat daftar hal-hal yang lo sama sekali nggak tahu tapi penasaran buat dipelajari. Ini bakal jadi roadmap awal petualangan lo.
- Komitmen Tertulis untuk Diri Sendiri: Tulis janji ke diri sendiri buat ngeluangin waktu, at least beberapa jam setiap minggu, khusus untuk eksplorasi.
Kesimpulan
Pada akhirnya, ngebedain eksplorasi dan eksploitasi itu bukan soal milih salah satu. Hidup yang seimbang butuh keduanya. Lo butuh fase eksplorasi buat nemuin peluang-peluang baru yang segar, dan lo butuh fase eksploitasi buat manfaatin peluang itu jadi sesuatu yang nyata dan berdampak. Menjadi seorang penjelajah lapangan untuk memperoleh pengetahuan adalah sebuah peran seumur hidup.
Ini adalah tentang keberanian untuk terus belajar dan kerendahan hati untuk mengakui bahwa masih banyak hal yang belum kita ketahui. Jadi, pertanyaannya bukan lagi “Apa yg kamu ketahui tentang eksplorasi dan eksploitasi ?”, tapi “Kapan lo mau mulai petualangan lo sendiri?”.
The position is open. Are you in?
