Allah azza jalla dzikruhu jika ditulis dalam arab adalah ?

Allah azza jalla dzikruhu jika ditulis dalam arab adalah ?

Jawaban 1 :

اَللّٰهُ عَزَّ وَجَلَّ ذِكْرُهُ

Dijawab Oleh :

Drs. Rochadi Arif Purnawan, M.Biomed

Jawaban 2 :

اَللّٰهُ عَزَّ وَجَلَّ ذِكْرُهُ

Dijawab Oleh :

Dra. Nilawati, M.Pd

Penjelasan :

Memahami Penulisan Allah Azza wa Jalla Arab yang Benar

Sebelum membahas frasa yang lebih panjang, mari kita mulai dari dasarnya. Frasa ‘Azza wa Jalla’ adalah gelar pujian yang sangat umum disematkan setelah menyebut nama Allah. Mengetahui bentuk tulisan allah azza wa jalla arab adalah langkah pertama untuk memahaminya secara utuh.

Penulisan yang benar dalam aksara Arab adalah:

عَزَّ وَجَلَّ

Frasa ini terdiri dari tiga kata:

  • ‘Azza (عَزَّ): Artinya Maha Perkasa atau Maha Mulia.
  • Wa (وَ): Kata sambung yang berarti “dan”.
  • Jalla (جَلَّ): Artinya Maha Agung atau Maha Luhur.

Secara harfiah, ‘Azza wa Jalla’ berarti “Yang Maha Perkasa dan Maha Agung”. Frasa ini menegaskan dua sifat fundamental Allah: kekuatan-Nya yang tak terkalahkan dan keagungan-Nya yang tiada tanding.

Makna Mendalam di Balik Gelar ‘Azza wa Jalla’

Setiap gelar pujian untuk Allah memiliki penekanan makna yang spesifik. Gelar ‘Azza wa Jalla’ secara khusus menyoroti aspek kekuasaan dan kemuliaan Allah yang absolut, mengingatkan kita bahwa tidak ada kekuatan lain yang mampu menandingi-Nya.

Baca Juga:  Ahli pemecah kode rahasia adalah ?

Aspek Al-‘Izzah (Kekuasaan dan Kemuliaan)

Kata ‘Azza (عَزَّ) berasal dari akar kata yang sama dengan Al-‘Izzah, yang berarti kemuliaan, kekuatan, dan kehormatan. Sifat ini menegaskan bahwa Allah adalah sumber segala kemuliaan. Tidak ada yang dapat merendahkan-Nya, dan Dialah yang memberi kemuliaan kepada siapa pun yang dikehendaki-Nya.

Aspek Al-Jalal (Keagungan)

Sementara itu, kata Jalla (جَلَّ) merujuk pada Al-Jalal, yaitu keagungan dan keluhuran. Sifat ini menggambarkan betapa agungnya Dzat Allah, melampaui segala sesuatu yang dapat dibayangkan oleh akal manusia. Keagungan-Nya mencakup segala sifat kesempurnaan.

Perbedaan dengan Gelar Pujian Lainnya

Sering kali kita juga mendengar gelar Subhanahu wa Ta’ala (SWT) yang ditulis سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى. Meskipun sama-sama merupakan pujian, penekanannya sedikit berbeda. SWT lebih menekankan pada kesucian Allah dari segala kekurangan (Subhan) dan ketinggian-Nya dari segala sifat makhluk (Ta’ala). Di sisi lain, allah azza wa jalla arab lebih menonjolkan aspek kekuatan dan keperkasaan-Nya.

Menjawab Pertanyaan Utama: Penulisan “Allah Azza Jalla Dzikruhu” dalam Bahasa Arab

Kini, kita sampai pada inti pertanyaan: bagaimana penulisan “Allah azza jalla dzikruhu” dalam aksara Arab? Frasa ini merupakan bentuk pujian yang lebih lengkap dan memiliki makna yang lebih spesifik.

Penulisannya dalam bahasa Arab adalah sebagai berikut:

اللهُ عَزَّ وَجَلَّ ذِكْرُهُ

Frasa ini menambahkan kata Dzikruhu (ذِكْرُهُ) setelah lafaz ‘Azza wa Jalla. Kata ini berarti “sebutan-Nya” atau “penyebutan nama-Nya”.

Makna Frasa “Azza Jalla Dzikruhu”

Jika ‘Azza wa Jalla’ memuji Dzat Allah, maka penambahan ‘Dzikruhu’ memberikan penekanan pada kemuliaan dari penyebutan nama-Nya itu sendiri. Jadi, arti lengkapnya adalah:

“Allah, Yang Maha Perkasa dan Agung sebutan nama-Nya.”

Makna ini sangat dalam, menyiratkan bahwa bahkan hanya dengan menyebut atau mengingat nama Allah saja sudah merupakan sesuatu yang agung, mulia, dan penuh kekuatan. Ini menggarisbawahi betapa sucinya Asma Allah.

Baca Juga:  255 ml air berapa sendok ?

Konteks Penggunaan dalam Teks

Frasa “Azza Jalla Dzikruhu” mungkin tidak sepopuler “Azza wa Jalla” saja dalam percakapan sehari-hari, namun frasa ini dapat ditemukan dalam beberapa kitab klasik dan tulisan para ulama. Penggunaannya bertujuan untuk memberikan penghormatan yang lebih mendalam, khususnya ketika konteksnya adalah tentang keagungan Dzikir (mengingat Allah).

Contoh dalam Kalimat

Penggunaan frasa ini memperkaya makna kalimat. Sebagai contoh, “Marilah kita senantiasa membasahi lisan dengan menyebut nama Allah, ‘azza wa jalla dzikruhu.” Kalimat ini tidak hanya mengajak untuk berdzikir, tetapi juga menegaskan bahwa tindakan berdzikir itu sendiri adalah sebuah kemuliaan.

Perbandingan dengan ‘Azza wa Jalla’ Saja

Untuk memperjelas, perhatikan perbandingan ini:

  • Allah ‘Azza wa Jalla: Pujian ditujukan langsung kepada Dzat Allah yang Maha Perkasa dan Agung.
  • Allah ‘Azza wa Jalla Dzikruhu: Pujian ditujukan pada penyebutan nama Allah yang dianggap sebagai tindakan yang perkasa dan agung.

Keduanya benar dan mulia, namun dengan nuansa penekanan yang sedikit berbeda.

Pentingnya Menuliskan Gelar Pujian dengan Tepat

Menuliskan gelar pujian untuk Allah, termasuk bentuk tulisan allah azza wa jalla arab, dengan benar adalah bagian dari adab (etika) kita kepada Sang Pencipta. Ketepatan penulisan, baik dalam aksara Arab maupun transliterasi Latin, membantu menjaga kemurnian makna dan menunjukkan kesungguhan kita dalam memuliakan-Nya.

Kesalahan penulisan atau pemenggalan yang tidak tepat berpotensi mengubah makna. Oleh karena itu, meluangkan waktu untuk mempelajari cara penulisan yang benar adalah sebuah amalan terpuji yang mencerminkan rasa hormat dan cinta kita kepada Allah SWT.

Kesimpulan

Memahami cara penulisan dan makna di balik gelar pujian untuk Allah SWT adalah sebuah ilmu yang memperkaya keimanan. Frasa Allah ‘Azza wa Jalla jika ditulis dalam bahasa Arab adalah اللهُ عَزَّ وَجَلَّ, yang berarti “Allah, Yang Maha Perkasa dan Maha Agung”. Ini adalah pujian yang menyoroti kekuatan dan keagungan Dzat-Nya.

Baca Juga:  Islam mengajar- kan umatnya untuk berbuat baik dan menjauhi larangan Allah Swt,Di bawah ini kalimat yang sesuai pernyataan di atas adalah ?

Sementara itu, untuk pertanyaan yang lebih spesifik, “Allah azza jalla dzikruhu” jika ditulis dalam bahasa Arab adalah اللهُ عَزَّ وَجَلَّ ذِكْرُهُ. Maknanya adalah “Allah, Yang Maha Perkasa dan Agung sebutan nama-Nya.” Frasa ini memberikan penghormatan tidak hanya kepada Dzat-Nya, tetapi juga kepada kemuliaan dari tindakan menyebut nama-Nya. Dengan memahami perbedaan dan keindahan bentuk tulisan allah azza wa jalla arab ini, semoga kita dapat semakin khusyuk dan beradab dalam mengagungkan Asma-Nya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top