Sebutkan UKURAN BAJU S,M,L,XL.UNTUK UMUR BERAPA ?

Sebutkan UKURAN BAJU S,M,L,XL.UNTUK UMUR BERAPA ?

Jawaban 1 :

Ukuran baju S, M, L, XL sendiri bukan hanya dilihat dari umur/usia melainkan dari panjang dan lebarnya (P x L) atau poster tubuh anak tersebut. Berikut ini ukuran lokal dari jenis standar ukuran kaos anak:

2-3 Tahun: 38 x 32cm.
4-5 Tahun: 42 x 34cm.
6-7 Tahun: 49 x 36cm.
8-9 Tahun: 52 x 39cm.
10-11 Tahun: 55 x 42cm.
12-13 Tahun: 58 x 44cm.
Berikut ini ukuran internasional dari jenis standar ukuran kaos anak:

3-4 Tahun (S): 53-59 cm (untuk tinggi 105-115 cm) dan 57-63 cm (untuk tinggi 115-125 cm).
5-6 Tahun (M): 61-67 cm (untuk tinggi 125-135 cm).
7-8 Tahun (L): 65-71 cm (untuk tinggi 135-145 cm).
11 Tahun (XL): 71-77 cm (untuk tinggi 145-155 cm).

Dijawab Oleh :

Aryani, S.Pd

Jawaban 2 :

Ukuran baju S, M, L, XL sendiri bukan hanya dilihat dari umur/usia melainkan dari panjang dan lebarnya (P x L) atau poster tubuh anak tersebut. Berikut ini ukuran lokal dari jenis standar ukuran kaos anak:

2-3 Tahun: 38 x 32cm.
4-5 Tahun: 42 x 34cm.
6-7 Tahun: 49 x 36cm.
8-9 Tahun: 52 x 39cm.
10-11 Tahun: 55 x 42cm.
12-13 Tahun: 58 x 44cm.
Berikut ini ukuran internasional dari jenis standar ukuran kaos anak:

3-4 Tahun (S): 53-59 cm (untuk tinggi 105-115 cm) dan 57-63 cm (untuk tinggi 115-125 cm).
5-6 Tahun (M): 61-67 cm (untuk tinggi 125-135 cm).
7-8 Tahun (L): 65-71 cm (untuk tinggi 135-145 cm).
11 Tahun (XL): 71-77 cm (untuk tinggi 145-155 cm).

Dijawab Oleh :

Arif Kuswandi, S.Pd.I

Penjelasan :

Membedah Ukuran Baju Standar: S, M, L, XL Bukan Patokan Umur

Penting untuk dipahami bahwa ukuran baju S (Small), M (Medium), L (Large), dan XL (Extra Large) adalah standar ukuran untuk orang dewasa. Sistem ini tidak memiliki korelasi langsung dengan usia. Seseorang berusia 17 tahun bisa saja memiliki postur tubuh yang lebih besar dan menggunakan ukuran L, sementara orang berusia 30 tahun dengan postur lebih kecil mungkin nyaman dengan ukuran S.

Baca Juga:  Pakaian yang sama potongan dan warnanya disebut​ ?

Patokan utama dari ukuran-ukuran ini adalah dimensi tubuh. Setiap merek biasanya memiliki size chart atau tabel ukuran yang menjadi panduan. Komponen utama yang diukur adalah:

  • Lingkar Dada (LD): Diukur melingkari bagian dada terlebar.
  • Panjang Baju (PB): Diukur dari bahu atas hingga ujung bawah baju.
  • Lingkar Pinggang (LP): Diukur melingkari bagian pinggang terkecil.
  • Panjang Lengan (PL): Diukur dari ujung bahu hingga pergelangan tangan.

Karena itu, melupakan kaitan antara umur dan ukuran S-XL adalah langkah pertama untuk berbelanja dengan lebih cerdas. Fokuslah pada ukuran tubuh Anda sendiri.

Misteri Terpecahkan: Ukuran All Size Itu Berapa Sebenarnya?

Setelah memahami ukuran standar, kita beralih ke istilah yang sering menjadi primadona di toko online: All Size. Istilah ini secara harfiah berarti “satu ukuran untuk semua”, sebuah konsep yang terdengar mustahil mengingat keragaman postur tubuh manusia.

Jadi, ukuran all size itu berapa? Secara umum, produsen membuat pakaian all size dengan patokan ukuran yang berada di antara M (Medium) dan L (Large). Ini adalah strategi bisnis untuk menjangkau segmen pasar terluas dengan asumsi bahwa mayoritas pembeli memiliki postur tubuh dalam rentang ukuran tersebut. Pakaian ini dirancang agar terlihat pas (atau sedikit longgar) untuk pengguna ukuran M, dan pas (namun tidak terlalu ketat) untuk pengguna ukuran L.

Asal Usul Konsep ‘All Size’

Konsep all size muncul untuk menyederhanakan proses produksi dan penjualan. Bagi produsen, ini berarti mereka tidak perlu memproduksi stok untuk 4-5 varian ukuran yang berbeda, sehingga lebih efisien dari segi biaya dan manajemen inventaris. Pakaian dengan model longgar, oversized, atau bahan yang melar (seperti rajut atau kaus) seringkali dipasarkan dengan label ini.

Baca Juga:  Apa perbedaan mesin bensin sama mesin diesel !

Kelebihan dan Kekurangan Ukuran All Size

Memilih pakaian all size memiliki dua sisi mata uang. Memahaminya dapat membantu Anda mengambil keputusan yang lebih baik.

Kelebihan:

  • Praktis: Memudahkan saat memilih, terutama jika membeli sebagai hadiah.
  • Fleksibel: Seringkali cocok untuk gaya busana yang santai dan longgar.
  • Cocok untuk Model Tertentu: Ideal untuk produk seperti outer, kardigan, atau daster yang tidak memerlukan ukuran presisi.

Kekurangan:

  • Tidak Inklusif: Tidak akan pas untuk mereka yang memiliki ukuran tubuh di luar rentang M-L (misalnya XS atau XXL).
  • Potensi Kecewa: Ukuran bisa jadi terlalu besar bagi pemilik tubuh S, atau terlalu sempit dan ketat bagi pemilik tubuh XL.
  • Kurang Presisi: Untuk pakaian yang butuh potongan pas seperti kemeja formal atau gaun, all size bukanlah pilihan terbaik.

Siapa yang Cocok Menggunakan Pakaian All Size?

Pakaian berlabel all size paling cocok untuk orang-orang yang ukuran normalnya adalah M atau L. Individu dengan ukuran S mungkin masih bisa memakainya untuk mendapatkan tampilan oversized. Namun, bagi mereka yang berukuran XL ke atas, sangat penting untuk memeriksa detail ukuran produk sebelum membeli.

Panduan Cerdas Memilih Ukuran Baju yang Tepat

Agar tidak salah pilih, baik itu ukuran standar maupun all size, ada beberapa langkah cerdas yang bisa Anda terapkan. Kuncinya adalah jangan hanya menebak-nebak.

Pentingnya Mengetahui Ukuran Tubuh Sendiri

Ini adalah aturan nomor wahid dalam dunia belanja pakaian. Siapkan pita ukur (meteran kain) dan mulailah mengukur bagian-bagian tubuh terpenting seperti Lingkar Dada (LD), Lingkar Pinggang (LP), dan Lingkar Pinggul. Catat angka-angka ini di ponsel Anda agar selalu siap sedia saat akan berbelanja.

Cara Membaca Size Chart dengan Benar

Setiap toko atau merek yang baik pasti menyertakan size chart atau detail ukuran pada deskripsi produk mereka. Jangan pernah mengabaikan informasi berharga ini.

Baca Juga:  Mengapa bangsa indonesia harus mengembangkan sikap toleransi antar umat beragama ?

Untuk Ukuran S, M, L, XL

Bandingkan hasil ukuran tubuh Anda dengan angka yang tertera di size chart. Misalnya, jika Lingkar Dada Anda 92 cm, carilah di tabel ukuran mana LD 92 cm masuk. Bisa jadi itu adalah ukuran M di satu merek, namun L di merek lain.

Untuk Ukuran All Size

Di sinilah jawaban paling akurat untuk pertanyaan “ukuran all size itu berapa” bisa ditemukan. Untuk produk all size, penjual wajib mencantumkan ukuran spesifik dalam sentimeter (cm), seperti “All size fit to L, LD 104 cm, PB 70 cm”. Angka inilah yang menjadi patokan Anda. Abaikan label “fit to L”-nya, dan fokuslah pada angka LD dan PB. Cocokkan angka tersebut dengan ukuran tubuh Anda.

Waspadai Perbedaan Ukuran Lokal dan Internasional

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah perbedaan standar ukuran antar negara. Ukuran L (Large) Asia seringkali setara dengan ukuran M (Medium) Eropa atau Amerika. Saat membeli produk dari merek internasional, pastikan Anda memeriksa size chart internasional mereka untuk menghindari kesalahan. Biasanya, ukuran internasional memiliki dimensi yang beberapa sentimeter lebih besar dibandingkan ukuran lokal untuk label yang sama.

Kesimpulan

Pada akhirnya, ukuran baju S, M, L, dan XL tidak ditentukan oleh umur, melainkan oleh ukuran tubuh yang diukur dalam sentimeter. Sementara itu, jawaban dari pertanyaan “ukuran all size itu berapa” tidak sesederhana satu huruf atau angka. Ia adalah sebuah rentang, yang umumnya berada di antara ukuran M dan L standar.

Kunci untuk selalu mendapatkan pakaian yang pas adalah dengan “mengenal diri sendiri”—yaitu mengetahui ukuran tubuh Anda—dan rajin memeriksa detail produk serta size chart yang disediakan penjual. Dengan begitu, pengalaman berbelanja Anda akan menjadi lebih menyenangkan dan bebas dari drama salah ukuran.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top