Tuliskan karakteristik dari topologi star ?

Tuliskan karakteristik dari topologi star ?

Jawaban 1 :

karakteristik topologi star

a) Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
b) Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
c) Keunggulan jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain
d) Dapat digunakan kabel lower karena hanya menghandle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP

Dijawab Oleh :

Sugiamma, M.Pd

Jawaban 2 :

karakteristik topologi star

a) Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
b) Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
c) Keunggulan jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain
d) Dapat digunakan kabel lower karena hanya menghandle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP

Dijawab Oleh :

Susi Ferawati, S.Pd

Penjelasan :

Memahami Topologi Star: Konsep Dasar Jaringan Terpusat

Topologi star adalah sebuah model jaringan di mana setiap komputer atau perangkat terhubung langsung ke sebuah perangkat sentral. Perangkat sentral ini bertindak sebagai perantara untuk semua komunikasi. Jika satu komputer ingin mengirim data ke komputer lain, data tersebut tidak dikirim langsung, melainkan harus melewati perangkat sentral terlebih dahulu, yang kemudian akan meneruskannya ke tujuan yang benar.

Baca Juga:  Berikut yang bukan dari prinsip dalam membuat pertanyaan refleksi adalah ?

Oleh karena itu, semua komunikasi bergantung sepenuhnya pada fungsi perangkat pusat ini. Arsitektur ini bisa diibaratkan seperti sebuah bintang, di mana perangkat sentral adalah inti bintang dan setiap koneksi ke perangkat lain adalah pancaran cahayanya. Konsep ini sangat penting dipahami karena karakteristik utama dari arsitektur ini bergantung pada peran perangkat pusat, di mana central node pada topologi star berupa sebuah perangkat jaringan khusus.

Karakteristik Utama Topologi Star yang Wajib Diketahui

Setiap topologi jaringan memiliki karakteristik unik yang mendefinisikan kelebihan dan kekurangannya. Untuk topologi star, karakteristiknya sangat dipengaruhi oleh keberadaan titik koneksi terpusat.

Sentralisasi Kontrol dan Manajemen

Salah satu karakteristik paling menonjol dari topologi star adalah manajemen jaringan yang terpusat. Karena semua lalu lintas data harus melalui simpul pusat (central node), administrator jaringan memiliki satu titik untuk memantau, mengelola, dan mengamankan seluruh jaringan.

Proses identifikasi masalah atau troubleshooting juga menjadi jauh lebih mudah. Jika sebuah perangkat tidak dapat terhubung ke jaringan, masalahnya dapat dengan cepat diisolasi: apakah terjadi pada kabel yang menghubungkan perangkat tersebut, pada perangkat itu sendiri, atau pada port di simpul pusat yang terhubung dengannya. Hal ini tidak akan memengaruhi kinerja perangkat lain dalam jaringan.

Ketergantungan Penuh pada Central Node

Karakteristik ini merupakan pedang bermata dua. Meskipun sentralisasi memudahkan manajemen, ia juga menciptakan satu titik kegagalan tunggal atau single point of failure. Jika perangkat pusat mengalami kerusakan atau berhenti berfungsi, seluruh jaringan akan lumpuh total.

Tidak ada perangkat yang dapat berkomunikasi satu sama lain karena jalur komunikasi utama telah terputus. Kegagalan ini terjadi karena central node pada topologi star berupa satu-satunya jalur komunikasi antar perangkat, sehingga keandalannya menjadi faktor kritis dalam desain jaringan ini.

Baca Juga:  255 ml air berapa sendok ?

Skalabilitas dan Fleksibilitas Tinggi

Topologi star menawarkan kemudahan dalam hal skalabilitas. Menambah atau mengurangi perangkat dalam jaringan menjadi proses yang sangat sederhana dan tidak mengganggu. Untuk menambahkan perangkat baru, Anda hanya perlu menarik kabel dari perangkat tersebut ke port yang tersedia di simpul pusat.

Demikian pula, melepaskan satu perangkat dari jaringan tidak akan memengaruhi konektivitas perangkat lainnya. Hal ini sangat berbeda dengan topologi bus atau ring, di mana penambahan atau pengurangan perangkat seringkali memerlukan pemutusan sementara seluruh jaringan.

Peran dan Wujud Central Node pada Topologi Star

Seperti yang telah dibahas, central node adalah komponen paling vital. Fungsinya tidak hanya sebagai titik koneksi fisik, tetapi juga sebagai pengatur lalu lintas data. Wujud dari simpul pusat ini pun bervariasi tergantung pada teknologi dan kebutuhan jaringan.

Apa Fungsi Sebenarnya dari Central Node?

Secara umum, central node memiliki beberapa fungsi utama:

  • Menerima Sinyal Data: Menerima data dari perangkat pengirim.
  • Meregenerasi Sinyal: Memperkuat sinyal data agar dapat menempuh jarak yang lebih jauh tanpa degradasi.
  • Meneruskan Data: Mengirimkan data tersebut ke perangkat tujuan. Cara penerusan data ini bergantung pada jenis perangkat yang digunakan sebagai simpul pusat.

Jenis Perangkat yang Digunakan sebagai Titik Pusat

Pemahaman tentang central node pada topologi star berupa apa sangatlah penting, karena jenis perangkat yang digunakan akan sangat memengaruhi kinerja dan efisiensi jaringan secara keseluruhan.

Hub: Perangkat Sederhana

Pada implementasi awal topologi star, Hub sering digunakan sebagai perangkat pusat. Hub adalah perangkat Layer 1 (Physical Layer) yang sangat sederhana. Ketika Hub menerima paket data dari satu port, ia akan menyalin dan menyiarkannya (broadcast) ke semua port lain yang terhubung.

Ini berarti, setiap perangkat di jaringan akan menerima data tersebut, meskipun data itu tidak ditujukan untuknya. Metode ini tidak efisien, boros bandwidth, dan menciptakan potensi tabrakan data (collision) yang tinggi, terutama pada jaringan yang sibuk.

Baca Juga:  Selesai teka teki pada kalimat I save people in hunger !

Switch: Pilihan yang Lebih Cerdas

Seiring perkembangan teknologi, Switch menjadi pilihan utama untuk menggantikan Hub. Saat ini, central node pada topologi star berupa Switch adalah standar industri. Switch adalah perangkat Layer 2 (Data Link Layer) yang jauh lebih cerdas.

Berbeda dengan Hub, Switch mampu mengenali alamat fisik unik (MAC Address) dari setiap perangkat yang terhubung padanya. Ketika Switch menerima paket data, ia akan memeriksa alamat tujuan dan hanya meneruskan data tersebut ke port spesifik yang terhubung dengan perangkat tujuan. Hal ini membuat komunikasi lebih cepat, efisien, dan aman.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Star

Sebagai rangkuman, berikut adalah poin-poin utama mengenai kelebihan dan kekurangan dari penggunaan topologi star:

  • Kelebihan Topologi Star:
    • Instalasi Mudah: Pemasangan jaringan relatif sederhana karena setiap node hanya memerlukan satu kabel ke pusat.
    • Troubleshooting Cepat: Kerusakan pada satu kabel atau node tidak memengaruhi bagian jaringan lainnya dan mudah diidentifikasi.
    • Skalabilitas: Mudah untuk menambah atau mengurangi jumlah perangkat tanpa mengganggu jaringan.
    • Kinerja Baik: Dengan menggunakan Switch sebagai pusat, setiap perangkat mendapatkan bandwidth penuh, mengurangi kemungkinan tabrakan data.
  • Kekurangan Topologi Star:
    • Bergantung pada Pusat: Kegagalan pada central node (Hub/Switch) akan melumpuhkan seluruh jaringan.
    • Biaya Lebih Tinggi: Membutuhkan lebih banyak kabel dibandingkan topologi bus. Selain itu, biaya pembelian perangkat pusat (terutama Switch) juga menjadi faktor.
    • Keterbatasan Perangkat: Jumlah perangkat yang bisa terhubung dibatasi oleh jumlah port yang tersedia pada central node.

Kesimpulan

Topologi star adalah salah satu arsitektur jaringan yang paling fundamental dan banyak digunakan karena menawarkan keseimbangan yang baik antara kinerja, kemudahan pengelolaan, dan skalabilitas. Karakteristik utamanya yang terpusat memberikan kontrol yang efisien dan proses penanganan masalah yang sederhana, meskipun menghadirkan risiko titik kegagalan tunggal.

Pemahaman bahwa central node pada topologi star berupa komponen vital seperti Hub atau (yang lebih modern) Switch adalah kunci untuk merancang dan mengimplementasikan jaringan yang andal dan efisien. Dengan memilih perangkat pusat yang tepat, topologi star akan terus menjadi pilihan utama untuk membangun jaringan lokal (LAN) yang kuat dan fleksibel di berbagai lingkungan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top