Jelaskan fungsi dan peran pancasila sebagai ideologi negara​ ?

Jelaskan fungsi dan peran pancasila sebagai ideologi negara​ ?

Jawaban 1 :

Sebagai Ideologi Negara, Pancasila setidaknya memiliki empat fungsi pokok dalam kehidupan bernegara, yaitu:

mempersatukan bangsa, memelihara dan mengukuhkan persatuan dan kesatuan itu. Fungsi ini sangatlah penting bagi bangsa Indonesia karena sebagai masyarakat majemuk sering kali terancam perpecahan.

membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya. Pancasila memberi gambaran cita-cita bangsa Indonesia sekaligus menjadi sumber motivasi dan tekad perjuangan mencapai cita-cita, menggerakkan bangsa melaksanakan pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila.

memberikan tekad untuk memelihara dan mengembangkan identitas bangsa. Pancasila memberi gambaran identitas bangsa Indonesia, sekaligus memberi dorongan bagi nation and character building berdasarkan Pancasila.

menyoroti kenyataan yang ada dan mengkritisi upaya perwujudan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila menjadi ukuran untuk melakukan kritik mengenai keadaan Bangsa dan Negara.

Dijawab Oleh :

Dr. Yohanes Nong Loar, M.Pd

Jawaban 2 :

Sebagai Ideologi Negara, Pancasila setidaknya memiliki empat fungsi pokok dalam kehidupan bernegara, yaitu:

mempersatukan bangsa, memelihara dan mengukuhkan persatuan dan kesatuan itu. Fungsi ini sangatlah penting bagi bangsa Indonesia karena sebagai masyarakat majemuk sering kali terancam perpecahan.

membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya. Pancasila memberi gambaran cita-cita bangsa Indonesia sekaligus menjadi sumber motivasi dan tekad perjuangan mencapai cita-cita, menggerakkan bangsa melaksanakan pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila.

memberikan tekad untuk memelihara dan mengembangkan identitas bangsa. Pancasila memberi gambaran identitas bangsa Indonesia, sekaligus memberi dorongan bagi nation and character building berdasarkan Pancasila.

menyoroti kenyataan yang ada dan mengkritisi upaya perwujudan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila menjadi ukuran untuk melakukan kritik mengenai keadaan Bangsa dan Negara.

Dijawab Oleh :

Arif Kuswandi, S.Pd.I

Baca Juga:  Golongan atau kelompok yg menyatakan bahwa administrasi adalah teknologi adalah ?

Penjelasan :

Memahami Konsep Pancasila sebagai Ideologi Terbuka

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk mengerti apa itu ideologi. Secara sederhana, ideologi adalah seperangkat gagasan, keyakinan, dan nilai yang menjadi landasan cara pandang suatu kelompok atau bangsa dalam menafsirkan dunia dan menentukan tujuannya.

Pancasila dikategorikan sebagai ideologi terbuka. Artinya, nilai-nilai dasarnya bersifat tetap dan universal, namun penerapannya dapat disesuaikan dengan perkembangan masyarakat dan dinamika zaman tanpa harus mengubah hakikatnya. Fleksibilitas inilah yang membuat Pancasila tetap relevan dari masa ke masa.

Fungsi Fundamental Pancasila bagi Bangsa Indonesia

Pancasila memiliki beberapa fungsi krusial yang saling berkaitan dan menjadi penopang utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Fungsi-fungsi ini menegaskan kedudukan Pancasila sebagai pilar utama Indonesia.

Sebagai Dasar Negara (Philosophische Grondslag)

Fungsi paling utama dari Pancasila adalah sebagai dasar negara. Ini berarti Pancasila menjadi fondasi filosofis tempat berdirinya negara Indonesia. Segala bentuk peraturan perundang-undangan, kebijakan pemerintah, dan praktik penyelenggaraan negara harus bersumber dan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Pancasila menjadi sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Kedudukannya sebagai dasar negara memastikan bahwa seluruh aspek tata kelola pemerintahan dijalankan demi mencapai cita-cita bangsa yang terkandung di dalamnya.

Sebagai Pandangan Hidup Bangsa (Weltanschauung)

Pancasila juga berfungsi sebagai pandangan hidup atau Weltanschauung bangsa Indonesia. Artinya, Pancasila menjadi pedoman dan petunjuk arah dalam kehidupan sehari-hari bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga:  Hasil dari 80 cm + 1,2 m adalah?

Nilai-nilai luhur seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial menjadi acuan dalam bersikap dan bertingkah laku. Pandangan hidup ini membentuk cara berpikir dan karakter masyarakat Indonesia dalam berinteraksi dengan sesama, alam, dan Tuhan Yang Maha Esa.

Sebagai Kepribadian Bangsa

Fungsi lain yang tak kalah penting adalah sebagai kepribadian bangsa. Pancasila mencerminkan jiwa dan karakter unik bangsa Indonesia yang membedakannya dari bangsa-bangsa lain di dunia.

Nilai-nilai seperti semangat gotong royong, musyawarah untuk mufakat, serta toleransi yang tinggi adalah cerminan dari kepribadian bangsa yang digali dari budaya luhur Indonesia dan dirumuskan dalam sila-sila Pancasila.

Peran Pancasila sebagai Ideologi Negara dalam Kehidupan Berbangsa

Fungsi-fungsi di atas melahirkan berbagai peran strategis. Peran Pancasila sebagai ideologi negara tidaklah statis, melainkan dinamis dan esensial dalam menjaga keutuhan serta mengarahkan tujuan pembangunan nasional.

Peran Sebagai Pemersatu Bangsa

Indonesia adalah negara majemuk yang terdiri dari ratusan suku, beragam agama, bahasa, dan budaya. Di tengah keberagaman ini, potensi konflik dan perpecahan selalu ada. Di sinilah peran pancasila sebagai ideologi negara menjadi sangat vital sebagai alat pemersatu.

Pancasila, dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai perbedaan tersebut. Ia menyediakan platform nilai bersama yang dapat diterima oleh semua golongan, sehingga mampu meredam ego kelompok dan memperkuat rasa persatuan nasional. Tanpa Pancasila, sulit membayangkan Indonesia dapat bertahan sebagai satu kesatuan.

Peran Sebagai Pedoman Pembangunan Nasional

Pancasila tidak hanya berperan dalam menjaga persatuan, tetapi juga sebagai pedoman dalam merancang dan melaksanakan pembangunan nasional. Pembangunan yang berlandaskan Pancasila bukan hanya mengejar kemajuan material, tetapi juga kesejahteraan spiritual dan sosial.

Baca Juga:  Bukti sikap pantang menyerah antara lain ?

Setiap sila dalam Pancasila memberikan arah yang jelas bagi agenda pembangunan bangsa. Peran Pancasila sebagai ideologi negara memastikan bahwa pembangunan berjalan secara seimbang dan berkeadilan.

Pembangunan Berlandaskan Kemanusiaan

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengamanatkan bahwa pembangunan harus selalu menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Kemajuan ekonomi atau teknologi tidak boleh mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan.

Pembangunan yang Berkeadilan Sosial

Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjadi tujuan akhir dari pembangunan. Ini berarti hasil-hasil pembangunan harus dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, mengurangi kesenjangan, dan menciptakan kemakmuran bersama.

Implementasi dan Tantangan di Era Modern

Di era globalisasi dan digitalisasi, peran pancasila sebagai ideologi negara menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Arus informasi yang deras membawa serta ideologi-ideologi asing yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur Pancasila.

Tantangan seperti radikalisme, intoleransi, individualisme, dan polarisasi politik menjadi ancaman nyata. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk merevitalisasi dan membumikan nilai-nilai Pancasila, terutama di kalangan generasi muda, agar tetap menjadi benteng pertahanan ideologi bangsa.

Kesimpulan

Pancasila bukanlah sekadar simbol atau slogan, melainkan ideologi hidup yang menjadi denyut nadi bangsa Indonesia. Fungsi dan peran pancasila sebagai ideologi negara sangatlah fundamental, mulai dari menjadi dasar hukum, pandangan hidup, hingga alat pemersatu yang paling efektif di tengah keberagaman.

Menjaga, memahami, dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan berpegang teguh pada Pancasila, Indonesia dapat terus melangkah maju sebagai bangsa yang berdaulat, bersatu, adil, dan makmur.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top