Teknik bernyanyi yang bisa dilakukan secara susul menyusul adalah ?

Teknik bernyanyi yang bisa dilakukan secara susul menyusul adalah ?

Jawaban 1 :

Teknik bernyanyi yang bisa dilakukan secara susul menyusul adalah kanon

Dijawab Oleh :

Dra. Nilawati, M.Pd

Jawaban 2 :

Teknik bernyanyi yang bisa dilakukan secara susul menyusul adalah kanon

Dijawab Oleh :

Aryani, S.Pd

Penjelasan :

Menjawab Pertanyaan: Apa Nama Teknik Bernyanyi Susul Menyusul?

Bagi Anda yang penasaran, jawaban langsung untuk pertanyaan tersebut adalah teknik bernyanyi yang dilakukan secara susul menyusul dinamakan Kanon. Istilah “Kanon” berasal dari bahasa Yunani “κανών” (kanōn), yang berarti “aturan” atau “hukum”. Hal ini sangat sesuai karena teknik ini mengikuti aturan yang ketat di mana setiap suara harus meniru melodi suara sebelumnya secara presisi.

Dalam musik, kanon adalah sebuah komposisi kontrapuntal yang menggunakan satu melodi dengan satu atau lebih tiruan melodi yang dimainkan setelah durasi tertentu. Suara pertama yang memulai melodi disebut pemimpin (leader), sementara suara yang mengikutinya disebut pengikut (follower). Pengikut harus meniru pemimpin, baik pada interval nada yang sama maupun interval yang berbeda.

Memahami Konsep Dasar Teknik Kanon

Untuk benar-benar mengerti bagaimana kanon bekerja, kita perlu membedahnya menjadi beberapa konsep kunci. Meskipun terdengar rumit, prinsip dasarnya sebenarnya cukup sederhana dan logis.

Melodi yang Sama, Waktu Masuk yang Berbeda

Inti dari teknik kanon adalah pengulangan. Hanya ada satu baris melodi utama yang menjadi acuan. Kelompok penyanyi pertama (pemimpin) akan menyanyikan melodi ini dari awal. Setelah beberapa ketukan atau bar yang telah ditentukan, kelompok penyanyi kedua (pengikut) masuk dan menyanyikan melodi yang sama persis dari awal.

Baca Juga:  Nada F pada tangga nada C mayor secara solmisasi dibaca ?

Proses ini dapat berlanjut dengan kelompok ketiga, keempat, dan seterusnya, tergantung pada aransemen lagu. Hasilnya adalah sebuah jalinan melodi yang saling tumpang tindih namun terdengar harmonis karena berasal dari sumber melodi yang identik.

Harmoni yang Tercipta Secara Alami

Salah satu keajaiban kanon adalah terciptanya harmoni yang indah seolah-olah tanpa disengaja. Ketika kelompok kedua menyanyikan nada awal melodi, kelompok pertama mungkin sudah berada di nada kelima atau keenam dari melodi tersebut. Pertemuan antara nada-nada yang berbeda dari baris melodi yang sama inilah yang menciptakan akor dan harmoni.

Komposer yang cerdas akan merancang melodi kanon sedemikian rupa sehingga setiap tumpang tindihnya menghasilkan paduan suara yang enak didengar. Inilah mengapa tidak semua melodi cocok untuk dijadikan kanon.

Peran Pemimpin dan Pengikut

Struktur dalam kanon sangat jelas. Ada pemimpin yang bertugas sebagai “pemandu” dengan memulai melodi secara akurat dalam tempo dan nada. Tugas pengikut adalah mendengarkan dengan saksama dan masuk pada waktu yang tepat, meniru melodi pemimpin tanpa cela.

Tanpa disiplin dan kemampuan mendengarkan yang baik dari setiap pengikut, struktur kanon akan runtuh dan terdengar berantakan. Oleh karena itu, latihan kanon sangat efektif untuk membangun kekompakan dalam sebuah grup vokal.

Contoh dan Jenis-Jenis Kanon dalam Musik

Teknik kanon telah digunakan selama berabad-abad dalam berbagai genre musik, dari lagu anak-anak hingga karya musik klasik yang megah. Pemahaman tentang teknik bernyanyi yang dilakukan secara susul menyusul dinamakan kanon menjadi lebih jelas melalui contoh-contoh berikut.

Kanon Sederhana (Round)

Bentuk kanon yang paling umum dan dikenal luas adalah Kanon Putaran atau Round. Dalam jenis ini, setiap suara masuk pada interval yang sama dan menyanyikan melodi yang sama persis. Ketika setiap bagian mencapai akhir melodi, mereka dapat mengulanginya dari awal.

Baca Juga:  Dalam surah Al Mu'min ayat 60 Allah berjanji bahwa​ ?

Contoh lagu anak-anak yang menggunakan teknik ini antara lain:

  • “Naik Kereta Api”: Potongan lirik “Ayo kawanku lekas naik, keretaku tak berhenti lama” sering dinyanyikan secara kanon.
  • “Topi Saya Bundar”: Lagu ini juga sangat populer untuk latihan kanon di sekolah-sekolah.
  • “Row, Row, Row Your Boat”: Lagu bahasa Inggris ini adalah contoh klasik dari sebuah round.

Kanon dalam Musik Klasik

Teknik kanon tidak hanya untuk lagu sederhana. Banyak komponis besar dunia yang menciptakan karya-karya masterpiece menggunakan prinsip kanon yang kompleks dan canggih.

Kanon Pachelbel in D

Karya ini mungkin adalah contoh kanon paling terkenal di dunia. Digubah oleh Johann Pachelbel, karya ini menampilkan melodi indah yang dimainkan secara bersahutan oleh tiga biola, sementara bagian basso continuo (bass) memainkan pola not yang berulang. Keharmonisannya yang agung menjadikannya favorit di banyak acara.

Kanon Inversi dan Retrograde

Para komponis seperti Johann Sebastian Bach membawa teknik kanon ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka tidak hanya meniru melodi asli, tetapi juga memanipulasinya.

  • Kanon Inversi (Canon by Inversion): Pengikut memainkan melodi pemimpin, tetapi intervalnya dibalik (misalnya, jika melodi asli naik, melodi tiruan akan turun).
  • Kanon Retrograde (Canon Cancrizans): Pengikut memainkan melodi pemimpin dari belakang ke depan. Ini adalah bentuk kanon yang sangat kompleks dan menantang.

Manfaat Melatih Teknik Vokal Kanon

Mempelajari dan mempraktikkan teknik kanon memberikan banyak sekali manfaat bagi seorang penyanyi, terutama mereka yang bernyanyi dalam sebuah grup.

  • Melatih Kepekaan Nada dan Tempo: Saat bernyanyi kanon, Anda harus mampu mempertahankan nada dan tempo bagian Anda sendiri sambil mendengarkan bagian lain yang menyanyikan melodi yang berbeda pada saat yang bersamaan.
  • Meningkatkan Kemampuan Mendengar (Ear Training): Anda dipaksa untuk mendengarkan suara lain untuk mengetahui kapan harus masuk dan untuk menjaga keselarasan harmoni.
  • Membangun Kekompakan Tim: Kanon adalah latihan utama untuk kekompakan. Setiap anggota harus saling bergantung dan percaya satu sama lain agar musiknya berhasil.
  • Memahami Konsep Harmoni secara Praktis: Daripada hanya mempelajari teori harmoni, kanon memungkinkan penyanyi untuk merasakan dan menciptakannya secara langsung.
Baca Juga:  Tuliskan lirik lagu mars Madrasah !

Kesimpulan

Kini terjawab sudah rasa penasaran Anda. Teknik bernyanyi yang dilakukan secara susul menyusul dinamakan Kanon. Ini adalah sebuah teknik yang cerdas, di mana satu melodi sederhana dapat diubah menjadi sebuah jalinan harmoni yang kaya dan kompleks hanya dengan mengatur waktu masuk yang berbeda untuk setiap suara.

Dari lagu anak-anak yang ceria hingga komposisi klasik yang abadi, kanon membuktikan bahwa aturan dan struktur dalam musik dapat menghasilkan keindahan yang luar biasa. Bagi para penyanyi, menguasai teknik kanon bukan hanya tentang menambah keterampilan, tetapi juga tentang belajar mendengarkan, bekerja sama, dan menjadi bagian dari sebuah harmoni yang lebih besar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top